Meninggalkan Sesuatu Karena Allah

3 Orang Yang Meninggalkan Sesuatu Karena Allah, Maka Allah Tolong Mereka

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat jasa akikah (aqiqah). Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sebuah kisah mengenai 3 orang yang meninggalkan sesuatu karena sang pencipta, maka tuhan tolong mereka. Bagaimana kisah mereka sehingga mendapat pertolongan Allah ? berikut adalah pemaparannya :

Kisah 3 Orang Yang Meninggalkan Sesuatu Karena Maka Allah Tolong Mereka

Sahabat jasa aqiqah, dari nafi’ dari ibnu umar bahwa rasulullah bersabda,”Manakala 3 orang dari umat sebelum kalian sedang mengadakan perjalanan, tiba-tiba mereka ditimpa oleh hujan, maka mereka berteduh di dalam sebuah gua. (Tanpa disangka) gua tersebut menyekap mereka karena pintunya tertutup oleh batu yang besar.

Maka Sebagian dari mereka berkata kepada Sebagian yang lain,’Demi Tuhan wahai teman-teman, tidak ada bisa menyelamatkan kalian kecuali kejujuran, maka hendaklah masing-masing kalian berdoa (kepada Tuhan) dengan bertawasul dengan amal yang dia yakin bahwa dia telah berlaku jujur dalam melakukan amal tersebut.’

Seorang dari mereka berdoa,’Ya Tuhan, Engkau tahu bahwa dahulu aku punya seorang pekerja yang berkerja untukku dengan imbalan 1 faraq padi. Tetapi tiba-tiba dia pergi dan tidak mengambil upahnya. Kemudian aku ambil 1 faraq padi tersebut aku tanam dan dari hasilnya tersebut aku belikan 1 ekor sapi. Kemudian suatu saat aku berkata kepadanya,’Pergila ke sapi-sapi itu dan bawalah ia.’ Dia berkata padaku,’Upahku yang ada padamu hanyalah 1 faraq padi.’ Maka aku katakana padanya,’Bawalah sebab itu adalah hasil dari 1 faraq kamu.’

Lalu dia pun membawa sapi-sapi itu pergi. Ya Allah bila Engkau tahu bahwa aku melakukan hal itu karena takut kepadaMu, maka keluarkanlah kami dari kesulitan yang menimpa kami ini.’ Maka batu besar yang menutup gua itu bergeser.

Baca artikel lainnya : Inilah Keberkahan Ketika Mendahulukan Urusan Orang Lain

Kemudian sahabat jasa aqiqah, seorang lagi berdoa,’Ya Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mempunyai bapak-ibu yang sudah tua. Setiap malam aku membawakan untuk keduanya susu dari kambingku. Suatu malam aku datang terlambat pada keduanya. Aku datang saat keduanya sudah tertidur pulas. Saat itu, istri dan anak anaku merengek kelaparan.

Biasanya aku tidak memberi minum buat mereka hingga kedua orangtuaku dulu yang minum. Aku enggan membangunkan mereka , aku juga enggan meninggalkan mereka sementara mereka butuh susu tersebut. Maka aku terus menunggu mereka sampai fajar menyingsing.

Ya Tuhan, bila Engkau tahu bahwa aku melakukan hal itu karena takut kepadaMu, maka keluarkanlah kami dari kesulitan yang menimpa kami ini.’ Maka batu besar itu bergeser lagi hingga mereka bisa melihat langit.

Yang lain juga berdoa,’Ya Tuhan, Engkau mengetahui aku mempunyai saudari perempuan sepupu putri pamanku, dia adalah wanita yang sangat aku cintai. Aku merayunya untuk berbuat zinah, namun dia menolak, kecuali kalau aku memberikannya uang sebanyak 100 dinar. Maka aku berusaha mencari uang 100 dinar tersebut dan kemudian aku berhasil mendapatkannya.

Lalu aku datang kepada dia sambil membawa uang tersebut dan aku berikan semuanya kepadanya, akhirnya dia memberikan aku kesempatan untuk berbuat zinah denganya, menjamah dirinya.

Ketika aku telah duduk diantara kedua kakinya dia berakta,”Bertakwalah kepada Allah, janganlah engkau membuka cincin kecuali dengan cara yang semestinya.’ (maksudnya janganlah engkau menyetubuhi seseorang kecuali sudah menikah dahulu). Maka aku berdiri dan keluar meninggalkan yang 100 dinar itu untuknya.

Ya Allah, bila Engkau tahu bahwa aku melakukan hal itu karena takut kepadaMu, maka keluarkanlah kami dari gua ini. ‘ Tiba-tiba bergerser Kembali batu itu sekali lagi dan Allah pun mengeluarkan mereka dari kesulitan yang menimpa mereka.” (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dan lihat kelanjutan takrij hadis ini pada kitab yang berjudul al I’lam Fima Warada fi Birr al Walidain wa Shilah al Arham)

Subhanallah sahabat jasa aqiqah, dari kisah diatas kita bisa belajar bahwa ketika seseorang beramal maka jangan lupa bahwa amal soleh itu haruslah dipersembahkan kepada Allah jangan kepada makhluk. Karena ketika seseorang mampu beramal soleh dengan niatan mempersebahkannya kepada Allah, mencari ridho Allah. Maka saat dia memerlukan pertolongan Allah, pertolongan Allah akan terasa sangat dekat !

Demikianlah apa yang dapat kami sampaikan sahabat jasa aqiqah semoga bermanfaat !

Sedang mencari jasa aqiqah terpercaya ? silahkan hubungi kami (jasa aqiqah , jasa aqiqah terpercaya , jasa aqiqah jakarta, jasa aqiqah Tangerang )

Hastag : jasa aqiqah , jasa aqiqah terpercaya , jasa aqiqah jakarta , jasa aqiqah tangerang , jasa aqiqah terdekat , jasa aqiqah praktis , jasa aqiqah jabodetabek , jasa aqiqah murah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *