Awas Kenali 6 Dampak Pembeda Anak terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Mereka

Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Dampak Pembeda Anak terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan

Dampak Pembeda Anak terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Mereka

 Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh ayah bunda sahabat jasa aqiqah.

Sejujurnya, apakah Anda tidak pernah menyebutkan salah satu contoh ini? Apakah kita menyadarinya atau tidak, kita sering membedakan antara anak laki-laki dan perempuan hanya karena kita telah terbiasa dibesarkan dan tumbuh dengan pikiran-pikiran ini.

Bun, Inilah 3 Manfaat Hati Ayam Untuk Si Kecil Loh !

Pria harus kuat dan tidak memasak dan wanita harus lembut dan tidak layak bermain robot adalah salah satu bentuk stereotip gender yang paling dikenal secara luas. Stereotip gender sendiri adalah peran yang dibentuk oleh masyarakat luas dan diyakini benar.

Bahkan, apa yang salah dengan anak laki-laki belajar memasak? Memasak adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai semua orang, kan? Apa yang salah dengan anak laki-laki menangis juga? Mereka memiliki hak untuk menyadari dan mengekspresikan emosi mereka. Demikian juga dengan anak perempuan. Hanya mengekspresikan pendapat seseorang dianggap agresif dan membutuhkan selalu bersikap lembut. Selain itu, tidak ada yang salah dengan bermain robot untuk anak perempuan, kan? Dampak Pembeda Anak terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan

Stereotip seperti itu mendarah daging dan dianggap biasa dalam masyarakat kita. Jayneen Sanders, seorang penulis yang berfokus pada anak-anak dan mengadvokasi kesetaraan gender dalam bukunya No Difference Between Us mengungkapkan bahwa stereotip gender memiliki peran penting dalam membentuk persepsi pada anak-anak tentang bagaimana menjadi laki-laki atau perempuan. Secara umum, praktik stereotip membedakan antara anak-anak berdasarkan jenis kelamin akan membuat anak-anak fokus pada ‘apa yang seharusnya’ dan ‘apa yang seharusnya tidak mereka lakukan’.

Baca Artikel Lainnya : Kenalilah Dosis Parasetamol Untuk Anak Bunda Jasa Aqiqah!

Menurutnya, stereotip gender bisa menempel bahkan sejak usia anak-anak. Anak-anak berusia 2-6 tahun akan belajar banyak tentang stereotip tentang mainan dan kegiatan yang terkait dengan seks. Misalnya boneka untuk anak-anak dan mobil mainan untuk anak laki-laki. Anak-anak berusia 7-10 tahun mulai mengaitkan sifat atau kualitas tertentu dengan laki-laki dan perempuan seperti menjadi lebih kuat, sementara perempuan menjadi lebih lemah.

Ada beberapa Dampak Pembeda Anak terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan ketika mereka terus tumbuh di lingkungan stereotip seperti ini, termasuk:


1. Membatasi pilihan anak-anak


Karena stereotip gender yang lazim, anak laki-laki akan botak pada warna merah muda atau pirus. “Orang itu, ya, pilih hitam” bisa menjadi slogan. Sementara itu, anak perempuan juga hanya akan fokus pada warna pink atau pastel. Mengapa tidak membuat mereka bebas untuk memilih?

2. Membatasi kreativitas dan imajinasi anak-anak


Karena stereotip bias, gadis-gadis yang bermain mobil toy akan dipandang tidak wajar. Sebaliknya ketika anak laki-laki bermain dengan boneka. Bahkan, ketika mereka bermain, kreativitas mereka berkembang. Imajinasi mereka akan lebih luas jika mereka memiliki pengalaman permainan yang bervariasi.

3. Menghambat perkembangan anak


Seringkali gadis utama memiliki stereotip menjadi lembut dan lembut. Oleh karena itu, dianggap buruk jika mereka bermain kejar-kejaran atau kegiatan luar ruangan lainnya yang menekankan fisik. Ini akan menghambat kesempatan mereka untuk berlatih keterampilan motorik kotor.

4. Anak-anak tidak dapat memahami emosi mereka


Kami juga sering mengatakan kepada anak laki-laki bahwa, “Pria tidak bisa menangis, silakan.” Jadi bagaimana ketika seorang anak laki-laki menangis? Bukankah seharusnya mereka memiliki emosi yang menyedihkan? Stereotip gender seperti itu akan membuat mereka bingung dalam memahami emosi mereka sendiri. Padahal, kemampuan mengenali emosi sangat penting dalam perkembangan anak.

5. Membatasi pilihan cita-cita anak


Akan aneh ketika seorang gadis ingin menjadi pemadam kebakaran, karena mayoritas pemadam kebakaran adalah laki-laki. Hal yang sama terjadi pada anak laki-laki yang ingin menjadi perawat, karena mayoritas perawat adalah anak perempuan. Stereotip gender sering mengajarkan anak-anak tentang keterampilan yang seharusnya mereka miliki dan apa yang harus mereka menjadi di masa depan. Bukankah seharusnya kita terbuka seluas mungkin untuk cita-cita anak-anak kita?

6.Tumbuh menjadi pengganggu


Dampak Pembeda Anak terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan menurut Rebecca Bigler, Ph.D, profesor Psikologi Perkembangan dari Pennsylvania State University, AS mengatakan bahwa anak-anak yang hidup dengan stereotip gender akan merasa lebih mudah untuk melabeli. Mereka akan mengaitkan jenis kelamin dengan kelebihan dan kekurangan tertentu. Misalnya label yang pria kuat dan bisa melakukan kerja keras.

Hal ini dapat membuat mereka mengolok-olok atau bahkan menggertak wanita yang dicap lemah. Ini juga akan berlaku sebaliknya ketika ada anak laki-laki yang tidak bisa melakukan kerja keras, maka dia juga bisa diejek karena kelemahannya.

Demikianlah artikel Dampak Pembeda Anak terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Untuk Anak Bunda Jasa Aqiqah ! semoga bermanfaat !

Sahabat jasa aqiqah sedang mencari jasa aqiqah terpercaya dan bergaransi yang terletak di Jakarta dan tangerang yuk kunjungi website kami jasa aqiqah jakarta dan tentunya paket aqiqah yang kami tawarkan sangatlah rekomendasi untuk sahabat jasa aqiqah tangerang juga kami menyediakan paket terbaik untuk para sahabat Jasa aqiqah

Hastag : jasa aqiqah jakarta , jasa aqiqah jakarta timur , jasa aqiqah jakarta barat , jasa aqiqah jakarta selatan , paket aqiqah jakarta , paket aqiqah jakarta timur , paket aqiqah jakarta selatan , paket aqiqah jakarta barat

Sedang-cari-jasa-aqiqah-paket-aqiqah-terpercaya-_-3-1

Husein Syarif

Husein Syarif

Leave a Replay

Promo Menarik Jasa aqiqah Dapatkan segera!

Terdapat promo khusus setiap pemesanan paket aqiqah 

artikel jasa aqiqah

Kantor Pusat

Jalan Ciledug Raya Nomor 3 H Sebelah Gateway Apartment Kelurahan Kecamatan Pesanggrahan, RT.4/RW.3, Petukangan Sel., Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270

Jam Buka Service Office

Buka Setiap Hari
Jam Buka   : 07.00 WIB
Jam Tutup : 21.00  WIB

© 2021 JasaAqiqah Incorporated. All rights reserved

Privacy Policy      Terms and Conditions          Disclaimer        Contact Us

test food jasa aqiqah

Khusus untuk ayah bunda yang akan melaksanakan aqiqah, kami memberikan test food gratis agar ayah bunda yakin untuk memberikan yang terbaik

Isi Form Data

×